TAKE CONTROL OF YOUR MENTALITY! YOU CAN! YOU ARE STRONG!

                Sebelumnya saya akan membahas apa itu mental health? Menurut www.mentalhealth.gov mental health ialah mencakup kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial kita. Itu memengaruhi cara kita berpikir, merasa, dan bertindak. Ini juga membantu menentukan bagaimana kita menangani stres, berhubungan dengan orang lain, dan membuat pilihan. Kesehatan mental penting di setiap tahap kehidupan, mulai dari masa kanak-kanak dan remaja hingga dewasa.

                Apa faktor yang mempengaruhi mental health seseorang? Menurut www.indopositive.org Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental itu secara garis besar ada dua yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal ini antara lain meliputi: kepribadian, kondisi fisik, perkembangan dan kematangan, kondisi psikologis, keberagamaan, sikap menghadapi problema hidup, kebermaknaan hidup, dan keseimbangan dalam berpikir. Ada pun yang termasuk faktor eksternal antara lain: keadaan sosial, ekonomi, politik, adat kebiasaan dan sebagainya. Namun, yang paling dominan adalah faktor internal. Dijelaskan bahwa ketenangan hidup, ketenangan jiwa atau kebahagiaan batin itu tidak banyak tergantung pada faktor-faktor dari luar seperti keadaan sosial, ekonomi, politik, adat kebiasaan dan sebagainya. Akan tetapi lebih tergantung pada cara dan sikap menghadapi faktor tersebut.

                Mental health sangat lah perlu diperhatikan di masa sekarang. Apalagi untuk para generasi z, di mana di masa pandemi ini segala sesuatu yang biasa mereka lakukan kini sulit untuk dilakukan. Seperti contoh nyatanya adalah sekolah. Di mana sekolah kini mengandalkan sistem daring dalam perealisasiannya. Model pembelajaran yang menurut sebagian besar anak lebih rumit dari langsung bertatap muka. Pendapat mayoritas anak, sistem pembelajaran daring ini akan menyulitkan mereka dalam memahami pelajaran apalagi ditambah tugas-tugas deadline yang diberikan pengajar tanpa penjelasan yang rinci akan membuat anak-anak atau peserta didik merasakan tekanan akan hal itu.

                Lalu bagaimana seharusnya para generasi z menghadapi kondisi ini agar tidak mengganggu mental health mereka? Ada beberapa cara agar para generasi z ini bisa tetap menjalankan kewajiban mereka untuk sekolah dan menjalankan semua tugas sekolah mereka tanpa harus merasakan tekanan sehingga mengganggu mental health mereka.

1.       Berhenti tenggelam dalam pikiran yang kacau

Jika kamu saat ini merasa terpuruk dengan semua tugas atau bahkan terpuruk dengan pencapaianmu yang mungkin tidak seperti yang kamu harapkan, cobalah untuk tenangkan diri. Perlahan lahan keluarlah dari zona rasa keterpurukan itu. Yakinlah bahwa Tuhan sudah mentakdirkan ini untukmu dan kamu akan mendapat gantinya dikemudian waktu. Tetaplah berusaha jangan menyerah karena Tuhan mungkin tidak akan memudahkan jalan orang yang menyerah.

2.       Mulai menata dan menjadwal apa yang harus dilakukan

3.       Jangan membiasakan menunda-nunda apa yang akan kamu kerjakan

4.       Berfikirlah positif selalu/ jangan overthingking

5.       Jangan merasa paling susah sendiri karena di luar sana banyak juga yang sepertimu

6.       Refreshing di waktu luang

 

OK GUYS OKE? OKE DONG

Komentar

Postingan populer dari blog ini